<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2395">
<titleInfo>
<title>perencanaan sistem pendingin palkah ikan menggunakan ice gel dan nitrogen cair sebagai refrigerant</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Urip Prayogi, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dimas Alga Kurniasandy</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>x, 45 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Kesegaran ikan merupakan faktor utama yang menentukan harga jual dari ikan tersebut. Untuk menjaga kesegaran ikan, para nelayan tradisional umumnya menggunakan metode pendinginan ikan dengan menggunakan es basah yang sederhana namun memiliki kelemahan yaitu berat dan volume dari es basah yang cukup besar sehingga akan mengurangi jumlah muatan ikan. Media penyimpanan ikan merupakan faktor lain yang dapat mempengaruhi kualitas ikan. Oleh karenanya penanganan yang diberikan melalui proses pendinginan harus tepat. Kesalahan dalam penanganan akan berakibat pada penghasilan nelayan tradisional. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dirancang alat inovatif yaitu sistem pendingin ruang palkah ikan menggunakan ice gel dan nitrogen cair sebagai refrigeran. Dengan harapan dapat menjadi pengganti es basah sebagai pendingin sehingga dapat meningkatkan kualitas ikan. Selain itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas sistem pendingin ruang palkah ikan menggunakan ice gel dan nitrogen cair terhadap waktu dan temperatur pendinginan. Diketahui percobaan bertahan selama 48 jam, percobaan 1 didapatkan suhu rata-rata temperatur terendah dapat mencapai -12,1oC dan suhu tertinggi mencapai 0,8oC. Dari hasil percobaan 2 didapatkan suhu rata-rata temperatur terendah dapat mencapai -12oC dan suhu tertinggi mencapai 0,8oC. Dari hasil percobaan 3 didapatkan suhu rata-rata temperatur terendah dapat mencapai -12oC dan suhu tertinggi mencapai 0,8oC. Percobaan ini menggunakan nitrogen cair sebanyak 9 liter dan menggunakan ice gelsebanyak 46 buah.</note>
<subject authority=""><topic>ice gel</topic></subject>
<subject authority=""><topic>nitrogen cair</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Sistem pendingin</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>622.18.13 Dim p</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0201402018</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>622.18.13 Dim p</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2395</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-09-10 14:09:41</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-09-10 14:10:12</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>